![]() |
| Kiri sebagai server dan Kanan sebagai Client |
Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menginstal sebuah OS (Windows XP) ke dalam sebuah notebook, laptop maupun PC. Yang paling populer adalah menggunakan CD bootable OS yang bersangkutan. Namun bagaimana kalau laptop/notebook kita tidak mempunyai CD/DVD ROM, Atau CD ROM dalam keadaan Rusak, dan ingin mencoba boot menggunakan perangkat lain seperti Flashdisk tapi tidak bisa ?. Memang sedikit agak ribet karena banyak langkah yang harus dilakukan bila kita ingin menginstal windows xp menggunakan metode ini. Terlebih jika BIOS PC atau Netebook kita tidak mendukung start up dari USB FD ini.
Jadi bingung kan? Ini yang saya alami ketika diminta untuk
menginstal ulang sebuah laptop toshiba lama seri dynabook C7. Untungnya saya
nemu sebuah arikel menarik dari mas agung dimas tentang teknik menginstal OS
menggunakan LAN. Dan Alhamdulillah semua berjalan lancar. Windows XP
terinstal kembali di Laptop ini. Yuk
kita simak tutorialnya :
Barang-barang yang dibutuhkan
1. CD Windows XP
2. Kabel UTP (boleh cross atau straight, sama saja)
3. Komputer induk (komputer induk menggunakan OS Win XP,
belum Saya coba di SE7EN)
4. Komputer yang mau diinstal XP pastinya ?
5. Program TFTPD32 (bertindak sebagai PXE Server)
http://www.jounin.net/download/tftpd32.329.zip = 443 KB
6. Program Bart Network Boot Disk (SMARTDRV.EXE)
http://www.ziddu.com/download/13628370/SMARTDRV.rar.html =
12,7 KB
7. Folder “OUTPUT” (isinya file2 bootable win 98)
http://www.ziddu.com/download/13628349/OUTPUT.rar.html =
1,05 MB
A. Buat folder di Drive :D dengan nama “winstall” dan
sharing folder tersebut
B. Copy folder “I386” (ada dalam CD Win XP) dan file
“SMARTDRV.exe” kedalam folder winstall
C. Jalankan Program TFTPD32.exe (PXEserver Versi:4.00 Build
2011)
Konfigurasinya sesuaikan dengan gambar di bawah ini :
IP Adreess 192.168.1.10 adalah IP address dari Laptop
Server, secara otomatis akan terset di server interface.
Current Directory = folder dimana file-file botable LAN
berada, gunakan tombol browse [3] kalau males ngetik… (C:\Output)
Server Interfaces = alamat IP dari komputer induk. Sesuaikan
dengan IP addres komputer anda. Supaya simpel samakan saja dengan tutorial ini.
D. Pindah ke Tab DHCP Server [1]
Samakan dan simpan, bagian-bagian yang dirubah ada
diketerangan bawah
Tab DHCP Server
IP pool starting address = 192.168.1.1 (nomor awal IP yang
akan disewakan ke klien DHCP) | Size of pool = 1 (Jumlah total IP address yang
disewakan — total client — ) | Boot File = pxelinux.0 (File boot yang ada di
directory C:\OUTPUT) | Mask = 255.255.255.0 (nomor subnet mask klient DHCP)
E. Mulai boot di komputer host
Pastikan Boot no. 1 komputer host lewat LAN (PXE) dan
program Tftpd32 tetap berjalan di komputer server
Pastikan komputer server menggunakan Full Computer Name
(nama pengenal komputer di jaringan) nama Workgroupnya adalah “WORKGROUP”
Jika belum gunakan tombol change [1] untuk menggantinya
setelah diganti komputer server perlu direstart terlebih dahulu kemudian jalan
Setelah Booting LAN maka akan muncul jendela PXE Boot System
— Pilih Bart Network Disk
Boot with emm386 (most compatible) — Jika HD dikomputer
sudah terdapat partisi C yang sudah siap di install Windows menggunakan DOS
langsung dilanjut ke no. 3. Tapi jika tidak ada atau tidak tahu maka lebih baik
baca dahulu tutorial F. Membuat Partisi Hardisk menggunakan FDISK
Masuk menu Config (shortcut keyboard = C)
Global (shortcut keyboard = G) — Lmhosts (shortcut keyboard
= L)
Tambahkan baris paling bawah sendiri dengan “192.168.1.1 uchuts”
(tanpa tanda petik, “uchuts” disini adalah nama computer yang ada pada jaringan)
kemudian tekan Alt + x untuk menyimpan konfigurasi dan keluar dari file LMHOSTS
Back (shortcut keyboard = B) kemudian Exit (shortcut
keyboard = E)
Ketik di console DOS “msnet” (tanpa tanda petik) pilih OK
untuk continue kemudian Auto
Protocol yang digunakan TCP/IP
Mengatur IP Address komputer host, biarkan default (dhcp)
Mengatur user name untuk login, workgroup komputer host,
nama komputer host Biarkan default – OK
Tekan keyboard apa saja maka akan muncul permintaan
password. Kosongkan saja ketik lagi msnet
Pilih Map (shortcut keyboard = M)
Map Drive
Disable write protection pilih OK
Sesuaikan lokasi/path computer server, (\\uchuts\winstal) adalah path yang saya
gunakan sesuai nama computer yang saya gunakan
Exit (akan muncul keterangan bahwa pembuatan virtual drive
berhasil dilakukan)
Pindah ke drive F untuk memulai install windows (F:)
Tekan ENTER
Proses instalasi akan segera berjalan. Jika tidak
kemungkinan terjadi kesalahan dikarenakan space tidak mencukupi atau belum
tersedia partisi DOS untuk mengcopy master windows.
Jika proses copy sudah selesai, cabut kabel LAN kemudian
restart laptopnya.
Proses instalasi Windows XP akan berjalan seperti biasa, dan
saya yakin ini bukan untuk yang pertama kalinya untuk Anda
oleh karena itu saya tidak menjelaskan Proses Instalasi
Windows XP yang sangat user friendly tersebut (Enter – F8 – partition – Enter –
Restart – SN – restart – beres ?).
Saya hanya akan menambahkan sedikit di bagian Partition
manager. DOS hanya mendukung pem-format-an HD dalam format file sistem FAT32,
padahal Windows XP bisa diinstal menggunakan format file sistem NTFS (NTFS
lebih baik daripada FAT32). Tenang …. pada bagian partition manager nanti akan
muncul menu untuk meng-convert FAT32 ke NTFS, seperti di bawah ini. Pilih
Convert the partition to NTFS.
Sebelum mulai penginstalan windows 39 menit akan muncul
jendela konfirmasi bahwa drive C akan dikonvert dari FAT32 ke NTFS. Jangan
panik… biarkan saja, semua masih dalam kendali. Tunggu hingga selesai dan
restart. Proses Instalasipun kembali normal.

.png)
.png)
.png)
.png)





kurang lengkap goblok tutorial nya ga niat anjing bikinnya goblok goblok dipiara kambing noh piara biar gemuk anjing
BalasHapuskurang lengkap goblok tutorial nya ga niat anjing bikinnya goblok goblok dipiara kambing noh piara biar gemuk anjing
BalasHapus